KABAR TASELA, Cipatujah — Pembangunan infrastruktur di kawasan Tasikmalaya Selatan (Tasela) memasuki babak baru yang strategis. Pengerjaan proyek Jalur Lingkar Tasela Tahap II resmi dimulai pada pekan ini dengan fokus menghubungkan enam kecamatan utama di wilayah pesisir selatan.
Jalur yang membentang sepanjang 42 kilometer tersebut dirancang untuk mempermudah mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil perikanan nelayan Cipatujah dan Cikalong, serta membuka akses baru menuju destinasi wisata unggulan.
"Infrastruktur jalan yang mantap adalah urat nadi perekonomian Tasela. Dengan terhubungnya pesisir secara optimal, harga komoditas laut nelayan tidak lagi anjlok karena keterlambatan transportasi ke pasar induk," ujar Kepala Dinas Bina Marga Provinsi dalam peresmian di Karangnunggal.
Dukungan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Tidak hanya menguntungkan sektor perikanan dan pertanian, pembukaan jalur lingkar ini diprediksi melipatgandakan kunjungan wisatawan ke destinasi pantai eksotis seperti Pantai Sindangkerta, Pantai Karang Tawulan, hingga kawasan konservasi penyu hijau.
Masyarakat setempat menyambut antusias dimulainya proyek ini. Warga berharap pengerjaan selesai tepat waktu sebelum musim libur akhir tahun tiba demi mendongkrak omzet pelaku UMKM di sepanjang garis pantai selatan Tasikmalaya.







